Kamis, 22 Desember 2011

Mother's Day; A History

YESSS,
you're rite! Hari ini adalah hari yang bersejarah untuk seluruh ibu-mama-emak-nyak-bunda-bundo di Indonesia. Big big thanks for our greatest womens ever live such as, R.A Kartini, Cut Nyak Dien, Martha Christina Tiahahu, Dewi Sartika, dan lain-lain. Dicanangkan di Kongres Perempuan Indonesia III pada tahun 1938 dan kemudian ditetapkan oleh Presiden Soekarno melalui Dekrit Presiden No. 316 tahun 1959 bahwa tanggal 22 Desember adalah Hari Ibu dan dirayakan secara nasional.

Terus gimana dengan negara-negara lain? Apa kah mereka merayakan hari ibu di tanggal yang sama juga? Hemm pertanyaan bagus, Fulgoso~ Dan jawabannya adalah tidak. Di negara-negara besar seperti Amerika Serikat, Jepang, Swiss, Brazil, Australia, Yunani, India, Afrika Selatan dan bahkan Malaysia- merayakan hari ibu pada tanggal hari Minggu ke-dua di bulan Mei. Karena pada tanggal itu pada tahun 1870 aktivis sosial Julia Ward Howe mencanangkan pentingnya bagi  perempuan untuk bersatu dalam melawan perang saudara.

Tapi jujur aja nih yah, gak gampang untuk ngucapin atau mengungkapkan perasaan sayang kita ke ibu kita. Gua aja cuman cium kening nyokap gua terus langsung ngacir ke kamar. Takut mewek sobh! Hihi. Tapi gak apa-apa kok guys. Sejauh yang gua liat selama ini, ibu kita sebenernya gak terlalu permasalahin hal-hal semacam ini. Beliau cuman mikirin kita, dan ga lain selain kita. Ibu yang selalu tersenyum kalo gua cerita tentang hal-hal yang membahagiakan gua, dan ibu yang selalu sembunyi kalo lagi nangis karena beliau ga mau anak-anaknya ikut merasakan kesedihan yang dia rasakan. Ibu yang fisiknya udah semakin lemah karena usia tapi tetep berusaha untuk menyediakan makanan di meja supaya gua ga makan sembarangan di luar. Ibu yang udah menua tapi tetep melakukan apa-apa sendiri cuman karena gak mau ngebangunin gua yang lagi asyik tidur. Dan masih banyak lagi 'keajaiban' yang gua rasakan dari ibu gua. Haha gila ya, berjasa banget ibu kita itu? Dan terakhir, ibu kita itu ga terlalu ngurusin juga gimana sayang kita ke beliau. Cukup raih mimpi lo, dan gua yakin beliau akan tersenyum lebar terhadap lo.


Segitu dulu deh untuk postingan gua hari ini. Haha dari hati banget tuh gua nulisnya. Udah beraer pulak ini mata. Hehe. Mungkin emang ga cukup banyak tapi gua harap postingan gua itu bisa ngasih ke lo semua bayangan gimana sayangnya ibu kepada anak-anaknya. Gak ada tuh yang namanya ibu jahat dan sebagainya. Darah mereka ngalir di darah kita, jadi ga mungkin kalo dia akan benci sama kita. Udah ah ngemeng aja gua yak, bosen juga yang baca. Thanks for your attention, mates. Dan Selamat Hari Ibu yah teman-teman. Spread the words! Cheers!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar